QURAN dan TerJemahan ~ PerHatikan Pesanan Allah dlm KiTabNya ini

AL QURAN

Listen to Quran
~*~*~*Al-Quran OnLine

10 November, 2009

Postur Tubuh Tegak bisa membuat Pikiran Jernih


   Posisi duduk yang tegak di bangku tidak hanya membuat postur tubuh menjadi bagus saja, tapi hal ini juga bisa memberikan kepercayaan lebih dalam pikiran seseorang. para Peneliti menemukan bahwa orang yang sering duduk dengan posisi tegak lebih percaya mengenai apa yang ditulisnya serta merasa yakin bahwa dirinya memang memenuhi kualifikasi.

Sedangkan jika posisi duduknya membungkuk, cenderung kurang percaya untuk menerima perasaannya mengenai kemampuan dirinya sendiri. "Hasil penelitian menunjukkan bagaimana postur tubuh tidak hanya mempengaruhi pikiran kita tapi juga bagaimana kita berpikir mengenai diri sendiri," ujar Richard Petty seorang profesor psikologi dari Ohio State University, seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Selasa (13/10/2009). Petty menambahkan bahwa rata-rata orang yang duduk dengan posisi tegak bisa memberikan pengaruh yang baik pada orang lain. Tapi hal lain yang berpengaruh adalah postur tubuh juga bisa mempengaruhi pikiran orang itu sendiri.

Penelitian ini melibatkan 71 pelajar dari Ohio State. Partisipan tersebut diharuskan menulis sifat-sifat positif dalam dirinya dengan nilai yang tertinggi dan menulis sifat negatif dengan nilai yang terendah. "Dengan postur tubuh yang tegak akan memberikan kepercayaan lebih dalam pikiran mereka, sedangkan siswa yang duduknya membungkuk akan menjadi kurang percaya diri dan tidak yakin dengan pikirannya sehingga pemberian peringkatnya tidak banyak berbeda antara sifat yang positif dan negatif," tambah Petty. Dalam sebuah percobaan terpisah, para peneliti mengulangi skenario yang sama dengan kelompok mahasiswa yang berbeda, serta menanyakan mengenai perasaannya selama belajar. Dan didapatkan para peserta tidak pernah melaporkan bahwa dirinya lebih merasa percaya diri dalam posisi tegak lurus daripada membungkuk.

Hal ini menunjukkan terkadang orang-orang tidak menyadari bahwa pikirannya dipengaruhi oleh sikap orang tersebut. "Orang berasumsi bahwa kepercayaan diri datang dari pikiran mereka sendiri dan mereka tidak menyadari bahwa postur tubuh juga memiliki dampak terhadap seberapa banyak orang percaya dengan pikirannya tersebut," ungkapnya.

Maka jika Anda merasa tidak yakin dengan kemampuan Anda sendiri, cobalah untuk melatih duduk dengan posisi yang tegak karena secara tidak langsung Anda juga bisa melatih kepercayaan diri sendiri. bisa di coba yaa.. la cuma tegak tegak ajah.. sumber : http://health.detik.com


Lading_Emas

Sumpah/ikrar Pemutus ~ Jin & Syaitan dlm Diri/FamiLy

Doa ini elok dibaca utk sesiape shj ~ Pesakit/Perawat yg bermasalah dgn Gangguan Dirinya.
Setiap kali lepas Solat . ELok juga di suruh "Pesakit" baca/ikrar sebelum Muallij mulakan Rawatan.
[Elok Perawat/Pesakit sendiri melakukan Puasa2 sunat, utk menutup lubang2 atau aliran Jin/Syaitan/Qarin dalam diri]


Bismillahi Rahmannir Rahim

Lailaha illallah Muhammadur Rasulullah

Bismillah Wallahi, Wabillahi, Wa Thallahi

Ya Allah  Ya Haiyu 
Ya Qaiyum Ya Azzhim
Ya Zaljalalliwalikram
Ya ArHammarRohimin
Ya Rabbal 'Alamin
    Sesungguhnya Aku & mewakili DiriKu & Ahli KeluargaKu, dgn ini mengistiharkan utk mengHARAMkan dgn memutuskan sebarangbentuk
Perjanjian atau ikatan,  Waima yg dtg sendiri,
kerana aku memanggil atau  yg dibuat sebelum ini, atau dihantar oleh Makhluk yg berhasad,
dari segala Makhluk Halus Jin/Syaitan
dlm diri kami ini, sekiranya ada.

Aku maaf mereka, maka Engkau ampunilah mereka Ya Allah.

Engkau kurniakan kami dan mereka HidayahMu Ya Allah.

Dan Engkau berikan kami kekuatan serta Permudahkan mereka
keluar dari tubuhku ini, samada keluar dari Tanganku, kakiku,
dan melalui NajisKu Ya Allah.

Hanya padaMu kami bermohon, mengharap dgn segala
Rahman & Rahmat & RahimMu Ya Allah dan
kpdMu Kami berlindung & berserahdiri

Amin3..! Ya ArHammarRohimin Ya Rabbal'Alamin..!

WaSalallahu 'Ala Saidina Muhammadin wa'Ala Alihi
WaSahbi waBarik WaSallim.

***************************

Allahlah pencipta segala konsep, ruang dan masa alam semesta. dan Segala ilmu adalah milik Allah, bahkan Allah-lah yang menciptakan ilmu. Saya hanya penyampai digerakkan oleh-Nya yang Agung. Dari Allah segalanya dtg dan kpd Allah segalanya akn kembali



Lading_Emas

09 November, 2009

T.K.R [Teknik Kembara Rawatan]

TKR BOLEH MENYELESAIKAN KECURIAN?

Pada minggu lepas seorang pelajar ting 1 mengadu kepada warden tentang kehilangan wang. Ustaz H telah meminta saya untuk melakukan Teknik Kembara&Rawat (TKR) bagi mencari duit yang hilang. Teknik tersebut pernah dicuba oleh beliau untuk mencari duit pelajar perempuan yang hilang. Alhamdulillah dengan izin Allah teknik tersebut berkesan. Ustaz H hanya ingin memberi pengalaman kepada saya memandangkan saya tidak pernah mencuba teknik ini dalam mana-mana rawatan yang dilakukan.

Sebelum berbuka puasa saya telah mencuba teknik ini kepada seorang sahabat ting 4 yang kehilangan Rm280. Saya mencubanya kepada pelajar ini dahulu kerana dia lebih dewasa dan tahu mengenai pembelajaran saya dengan Ustaz . Saya memulakan pencarian dengan menutup matanya dan membaca beberapa potong ayat suci Al-Quran. Kemudian saya menyuruhnya pergi ke asrama secara imaginasi. Dipendekkan cerita pelajar ini melihat S seorang sahaja di asrama sedang duduk di atas koridor. Sedangkan ketika itu semua pelajar masih ramai didalam asrama.

Kemudian saya menamatkan pencarian kerana waktu berbuka semakin hampir. Selepas berbuka saya melakukan semula teknik ini. Pada kali ini saya menyuruhnya membuat bentuk kurungan menggunakan jari tangan. Dia melihat wajah yang sama sebelum ini didalam kurungan menjelirkan lidah. Saya memberitahu Ustaz H apa yang dilihat. Ustaz H menyuruh kami berbincang dahulu dengan pelajar tersebut secara baik. Pelajar tersebut mengaku dan berjanji akan mengembalikan wang tersebut secepat mungkin.

Saya hanya berusaha sandaran hanya kepada Allah S.W.T. Wallahualam....

Lading_Emas

T.K.R [Teknik Kembara Rawatan] Apa tu..?

AlhamduliLLAH saya berharap saya telah dapat menyumbang sedikit cara rawatan melalui Teknik Kembara & Rawat - TKR. Melalui TKR perawat dengan izin ALLAH dapat merawat melalui pesakit yang mengembara di dalam tubuhnya, persekitaran malahan secara jarak jauh.


Beberapa perawat dan pengunjung blog bertanyakan saya apakah sebenarnya TKR dan kenapa adakalanya boleh kembara tetapi pada ketika yang lain tak boleh. Akrinebera pula telah value added teknik ini dengan kembara pada badan perawat itu sendiri sebagai usaha penyembuhan diri sendiri. Kenapa perawat lain tak boleh lakukan sepertimana rakan kita di Akrinebera lakukan?

Kalau tanya saya bagaimana boleh nampak, saya sendiri tidak dapat jawapan secara tepat dan mutlak kerana perkara ini tidak boleh diujikaji secara makmal dalam menentukan kenapa boleh nampak. Saya hanya melakukan andaian saya mengambilkira teknik dan harapan semasa rawatan.

Andaian saya yang utama adalah tidak lain dan tidak bukan keizinan dan bantuan dari ALLAH. Pesakit telah dizalimi oleh jin dan tukang sihir. Dalam hadis Nabi SAW ada menyatakan mafhumnya "Sesungguhnya tiada hijab doa orang yang kena zalim, walaupun yang kena zalim itu seorang kafir". Apabila kita merawat, kita sebenarnya berdoa dan doa kita juga adalah doa pesakit... maka di sinilah apa yang kita pohon akan dimakbulkan ALLAH.

Apa yang kita pohon? Kita pohon agar ALLAH menundukan mata jin yang mengganggu agar patuh kepada arahan kita, lalu mata ini menjadi cctv dalam kembara berkenaan.

Dengan kata lain, kekuatan pergantungan perawat dan pesakit terhadap pertolongan ALLAH amatlat penting dalam TKR ini. Pesakit tak akan dapat melihat jika dia kurang yakin akan teknik ini. TKR juga tidak berjaya jika pesakit tidak melakukan islah terhadap hubungannya dengan Khaliq. Saya biasanya tidak akan melakukan TKR bagi pesawat yang dirawat untuk pertama kali, rawatan ulangan sahaja saya lakukan TKR mengambilkira pesakit telah melakukan zikruLLAH danlain-lain amalan taqarrubiah.

Tetapi ini bukanlah wajib, bagi kes berat serta pesakit yang datang dari jauh saya lakukan juga TKR kerana bagi saya kezaliman telah sampai ketahap yang melayakan kita mendapat bantuan dari ALLAH SWT.

Andaian kedua saya adalah TKR hanya boleh dilakukan bagi mereka yang ada jin pada tubuhnya. Semua orang ada gangguan kerana kita semua ada qarin yang kafir dan sentiasa menghasut melakukan kejahatan. Adilnya ALLAH membekalkan kita dengan malaikat yang mengilhamkan kebaikan. Tetapi malaikat ini tidak boleh diperintah, dia ditugaskan oleh ALLAH untuk mengilhamkan kebaikan sebagai imbangan dari qarin lantas manusia adalah raja bagi dirinya.

Kerana itu TKR biasanya boleh digunakan bagi kes sihir dan saka.

Untuk kes sihir dan saka elok pesakit diajar terlebih dahulu teknik doa diplomasi dengan harapan agar antara banyak jin2 yang mengganggu akan ada jin yang bersimpati dan sanggup membantu dalam TKR.

Katalah semua ini telah dilakukan tetapi bila kembara masih tak nampak, kenapa?

Mungkin ada halangan dari jin2 berkenaan untuk kembara. Mata pesakit akan disekat oleh jin2 berkenaan dengan melakukan tutupan maka anda perlulah berdoa untuk membuka tutupan berkali2.

Mungkin juga jin terlalu ramai sehingga sukar untuk cctv anda bergerak dalam tubuh anda. Dalam kes ini bawa cctv anda keluar dari tubuh dahulu seperti balik ke rumah dsb.

Saya juga ada menggunakan teknik membekalkan pesakit dengan lampu spotlight bagi membolehkan pesakit nampak. Caranya, minta pesakit menggenggam tangan kiri dengan ibu jari digayakan seperti spotlight. Niat membekalkan spotlight dan bacalah selawat tafrijiah, tiup ibu jari berkenaan. Pesakit akan dapat menyuluh dalam kegelapan berkenaan.

Jika teknik kembara melalui cctv tidak dapat dilakukan maka gunakan tangan pesakit untuk scan spot panas pada tubuh dan lain2 lokasi. Kaedah ini juga membantu.

Sekali lagi saya tegaskan bahawa TKR bukan kembara roh bukan juga mata batin. Untuk melakukan TKR anda tak perlu puasa pemutih malah tidak perlu melakukan teknik pernafasan. Anda teramat relaks dalam TKR. Ia juga bukan teknik menurun, pesakit sedar dan menguasai dirinya manakala menurun pesakit bukan lagi pesakit tetapi dipengaruhi oleh jin yang kononnya menjadi perawat.

WALLAHu a'lam. [...Utz Abd Majid ~ AKRINE]


Lading_Emas

06 November, 2009

Qarin Jin & Qarin Malaikat

Asal-Usul Qarin Jin & Qarin Malaikat.


Written by: Tarmizy-rwgCH - Posted in: Bicara alam ghaib -

Ada salah seorang keluarga pesakit yang saya rawat terkejut bila saya menceritakan bahawa Qarin ni ada dua, malahan di forum perbincangan pun ada yang berdebat tentang Qarin.

Bagi yang taktau apa tu Qarin, Qarin bermaksud “pendamping” atau “teman”. Sejak manusia lahir, Allah menjadikan dua Qarin padanya, satu dari bangsa malaikat dan satu dari bangsa jin. Dan rupa mereka sebijik cam kita, leh kata mereka adalah kembar kita. Qarin bangsa malaikat mengilhamkan kebaikan pada kita manakala Qarin jin mengilhamkan kejahatan pada kita. Hanya Qarin jin Rasulullah s.a.w. telah Allah Islamkan dan hanya mengilhamkan kebaikan (Sebab tu Nabi maksum).

Berikut adalah petikan dari sebuah buku berkenaan Qarin yang mana tajuk buku tersebut ialah “Rahsia Keajaiban Roh” tulisan Abu Mazaayaa Al-Hafiz terbitan Al-Hidayah. (minta izin dari penerbit dan penulis untuk saya siar petikan itu disini).

Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah bahawa Nabi Adam as. Ketika diturunkan ke bumi, beliau berdoa, “Wahai Tuhanku, inilah syaitan yang telah Engkau jadikan permusuhan antara aku dan dia. Jika Engkau tidak memperlihatkan dia, maka aku tidak mampu menghadapinya.”
Kemudian Allah s.w.t. berfirman yang ertinya;
 “tidak akan dilahirkan seorang anak dari kamu, kecuali ditugaskan seorang malaikat untuk menjaganya.”

Seterusnya Nabi Adam as. Berdoa lagi, “Ya Tuhanku, berilah tambahan kepadaku.” Allahpun berfirman lagi yang maksudnya, “ Aku akan membalas satu keburukan dengan satu keburukan dan satu kebaikan akan Aku balas dengan sepuluh kali ganda sesuai dengan apa yang Aku kehendaki”. Nabi Adam as. Berdoa dan memohon lagi, “Ya Tuhanku, berilah tambahan kepadaku”. Allah s.w.t. berfirman lagi yang mafhumnya, “Sesungguhnya pintu taubat selalu terbuka, selagi nyawa masih berada di jasad.”

Kemudian tiba giliran Iblis untuk meminta, iapun berkata, “Ya Tuhanku, manusia (Adam) inilah yang telah Engkau muliakan atasku, kalau Engkau tidak memperhatikannya, aku tidak akan kuat menghadapinya.” Allah berfirman yang ertinya, “Tidak akan dilahirkan seorang anak dari nya kecuali dilahirkan pula seorang anak dari bangsa kamu.” Iblis berkata lagi, “Ya Tuhanku, berilah tambahan kepadaku.” Allah s.w.t. berfirman, “Kamu dapat berjalan berjalan ditubuh mereka seperti mengalirnya darah dan kamu dapat membuat hati mereka sebagai rumah-rumah untuk kamu.”

Iblis meminta lagi, “Ya Tuhanku, berilah tambahan kepadaku.” Kemudian Allah pun berfirman sebagai berikut sebagai berikut yang ertinya:

“Dan kerahlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan bersyarikatlah (menyatulah) dengan mereka pada harta dan anak-anak dan berilah janji mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.” (Al-Isra’:64).

Skang dah paham kenapa Qarin ada dua? Skang pun dah paham kenapa jin leh buat rumah dalam badan manusia?

Qarin adalah sejenis jin yang berdamping dengan manusia.

by Mohamed Ibrahim Maricar on Thursday, October 6, 2011 at 10:47am
Qarin ada pada semua manusia.......
Qarin Akan Bersama-sama Mengiringi Kelahiran Seorang Bayi.

Sabda Nabi S.A.W. maksudnya :
"Tidak ada sesiapa diantara kamu melainkan baginya ditugaskan qarin dari kalangan jin.
Mereka berkata : 'Walaupun kamu Ya Rasulullah?',
Baginda menjawab : 'Walaupun Aku, akan tetapi Allah menolongku dan aku selamat darinya (atau - mengIslamkannya), maka dia hanya akan memerintahku melakukan perkara yang baik" (Hadis Riwayat Muslim)

Qarin adalah sejenis jin yang berdamping dengan manusia. Qarin di sini adalah makhluk halus (dikalangan jin) yang mengiringi kelahiran seseorang bayi. Qarin suka menghasut manusia kearah kejahatan, melainkan qarin Nabi S.A.W. yang telah ditundukkan oleh baginda dan telah memeluk Islam.

Firman Allah S.W.T. maksudnya :
(Syaitan) yang sentiasa menyertainya (di dunia dahulu) berkata:
  “Wahai Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi sememangnya dia sendiri berada di dalam kesesatan yang jauh terpesong”. 
(Allah berfirman) : “Janganlah kamu bertengkar dihadapan-Ku, dan sungguh, dahulu Aku telah memberikan ancaman kepadamu. Keputusan-Ku tidak dapat diubah dan Aku tidak menzalimi hamba-hamba-Ku." (Surah Qaf ayat 27-29)

Menurut Ibn Kathir rh, ayat "(qarin) syaitan yang sentiasa menyertainya (di dunia dahulu) berkata : "Ibn Abbas r.a, Mujahid, Qutaadah dan lain-lain mengatakan bahawa ia merujuk kepada 'syaitan' yang ditugaskan berdamping dengannya".

Disifatkan bahawa qarin ini pada hari kiamat tidak mengaku telah menyesatkan manusia, lalu mengatakan bahawa manusialah yang menyesatkan diri mereka sendiri. Seterusnya Ibn Kathir rh. memetik firman Allah S.W.T. menyatakan tugasan syaitan setelah berjaya menyesatkan manusia :-

Firman Allah S.W.T. maksudnya :
   "Dan berkatalah pula syaitan setelah selesai perkara itu: Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kamu dengan janji yang benar dan aku telah menjanjikan kamu lalu aku mungkiri janjiku itu kepada kamu dan tiadalah bagiku sebarang alasan dan kuasa mempengaruhi kamu selain daripada aku telah mengajak kamu lalu kamu terburu-buru menurut ajakanku itu; maka janganlah kamu salahkan daku tetapi salahkan diri kamu sendiri. Aku tidak dapat menyelamatkan kamu dan kamu juga tidak dapat menyelamatkan daku. Sesungguhnya dari dahulu lagi aku telah kufur ingkarkan (perintah Tuhan) yang kamu sekutukan daku denganNya. Sesungguhnya orang-orang yang zalim (yang meletakkan sesuatu pada bukan tempatnya) beroleh azab yang tidak terperi sakitnya."
(Surah Ibrahim: 22)

Ibn Kathir rh menerangkan bahawa apabila dihadapan Allah kelak, kedua-dua manusia dan qarin saling menuduh diantara satu sama lain. Seterusnya Allah S.W.T. mengatakan bahawa semuanya sudah di hakimi, dan Allah hanya akan mengazab dosa yang ditanggung oleh masing2 dan bukan dosa orang lain.
(Mukhtasar Tafsir al-Quran al-Azhim - Umdah al-Tafsir 'an al-hafiz Ibn Kathir 3/371, Dar el-Wafa' 2003. syiekh Ahmad Muhammad Syakir).


Satu persoalan yang timbul, adakah qarin Nabi S.A.W. juga seperti qarin manusia yang lain? Tentu sekali tidak. Nabi S.A.W telah mengIslamkan qarinnya.

Kewujudan qarin ini ialah untuk menggoda manusia menampakkan hal-hal yang buruk dan yang jahat-jahat seolah-olah baik pada pandangan mata manusia. Qarin sentiasa berusaha untuk menjeru­muskan manusia dan mengajak mereka melakukan kemungkaran dengan cara menggoda, merayu, memujuk dan menipu. Semua manusia mempunyai qarin sama ada ia nabi atau orang yang alim.

Qarin juga yang sentiasa menimbulkan was-was semasa kita mengerjakan solat hingga lupa berapa rakaat. Qarin yang sudah sedia ada bersama manusia akan bekerjasama dengan syaitan dan jin kafir lain yang datang kepada manusia untuk membisikan dan menggoda manusia dengan apa cara sekali pun.

Jika seseorang meninggal dunia (biasanya seseorang yang menuntut ilmu sihir) kadangkala ternampak banyangan simati balik kerumah, sebenarnya yang balik bukan ruh si mati tetapi qarin si mati yang berupa seperti wajah simati.

Dalam surah al-An'am: 112 Allah S.W.T berfirman maksudnya:
   "Dan demikianlah kami jadikan bagi setiap nabi itu musuh dari jenis manusia dan jin, sebahagian daripada mereka membisikkan kepada yang lain perkataan yang indah-indah untuk menipu."

Tersebut dalam Al-Quran tentang tugas-tugas malaikat. Di antara mereka ada yang tugasnya men­catat amalan makhluk setiap hari, mencatat segala ucapan dan ada yang membawa wahyu kepada rasul-­rasul dan nabi-nabi. Ada pula yang menjadi duta‑duta. Ada pula yang bertugas memelihara al -Quran, ada yang menjaga syurga dan ada yang menjaga ner­aka. Di antara mereka juga ada yang sentiasa berdoa siang dan malam, memuji-muji Allah dan bersujud. Ada pula yang sentiasa berdoa agar makhluk yang taat kepada Allah diberi keampunan.

Tersebut juga dalam Al-Quran tentang adanya malaikat yang datang membawakan ilham kepada Maryam bahawa dia akan diberi putera, atau yang kelihatan oleh Rasulullah S.A.W., ketika beliau mula-mula menerima wahyu.

Tersebut juga dalam Al-Quran bahawa malaikat yang datang membawa wahyu kepada rasul-rasul itu namanya Jibril . Manusia yang sentiasa beriman dan istiqamah (tetap hati)) akan didatangi oleh malaikat-malaikat untuk menghilangkan rasa takut dan dukacita mereka.
Dijelaskan juga dalam hadis bahawa malaikat-malaikat itu memberi ilham yang baik seman­gat dan iman. Ketika manusia diberi ilham yang baik oleh malaikat atau was-was yang buruk oleh syaitan, maka yang menerima ilham atau was-was itu bukan­lah badan kasar, melainkan roh manusia jua.

Tidak ada seorang pun yang dapat melihat dengan matanya sama ada malaikat atau syaitan yang datang memberi ilham atau was-was, melainkan pen­garuh mereka itu masuk ke dalam jiwa atau perasaan orang yang berkenaan.

Kenyataan ini dikuatkan oleh sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Tarmizi, an-Nisai demikian maksudnya : "Sesungguhnya dari syaitan ada semacam gang­guan kepada anak Adam, dan dari malaikat pun ada pula. Adapun gangguan syaitan ialah menjanjikan kejahatan dan mendustakan kebenaran dan sen­tuhan malaikat ialah menjanjikan kebaikan dan menerima kebenaran. Maka sesiapa merasai yang demikian, dia hendaklah mengetahui bahawa perkara itu daripada Allah dan terima kasihlah ia kepada-Nya."

Tetapi kalau didapatinya yang lain, maka dia hen­daklah berlindung kepada Allah daripada syaitan yang direjam. Banyakkan berzikir dan beristighfar supaya terhindar daripada gangguan syaitan.

Jelasnya bahawa setiap orang itu mempunyai qarin. Maksud qarin di sini ialah jin kafir yang senti­asa berusaha untuk menyesatkan manusia. Di antara qarin dan manusia, perbezaannya ialah manusia adalah seumpama bahan tunggangan, man­akala qarin (jin kafir atau syaitan) tadi adalah penung­gangnya. Demikianlah perbandingan yang diberi oleh Rasulullah S.A.W.

Maksud menunggang atau memperkosa di sini bukanlah seumpama manusia itu menunggang kuda, menjadikan syaitan itu seumpama seorang penung­gang yang sentiasa berada di atas jasad manusia dalam keadaan yang tidak dapat dilihat.

Maksud sebenar hadis ini ialah: iblis dan syaitan itu sentiasa berazam dan berusaha supaya manusia menurut kehendaknya. Banyak di antara mereka yang terpedaya dengannya sehingga menjadikan manusia itu memandang benda-benda yang baik itu buruk dan yang buruk itu baik serta menarik, cantik serta mengghairahkan, lantas mereka menentang perintah Allah S.W.T. Mereka inilah golongan yang menjadi bahan tunggangan qarin tadi.

Sesungguhnya syaitan itu duduk mengganggu manusia dengan berbagai-bagai cara. la duduk melakukan gangguan kepada manusia dengan alasan Islam. Lalu ia berkata:
   "Apakah kamu masuk Islam dan meninggalkan agama kamu dan agama nenek-moyang kamu? Tetapi manusia itu menen­tangnya dan masuk Islam. Lalu syaitan itu duduk mengganggu manusia dengan jalan hijrah."
Syaitan berkata: "Apakah kamu hendak hijrah, meninggalkan bumi dan langitmu? Tetapi manusia itu menentang dan hijrah. Kemudian syaitan itu duduk dan menganggu manusia dengan jalan jihad dan berkata: Apakah kamu akan berjihad sedangkan jihad itu menghilangkan nyawa dan harta. Kamu akan terbunuh. Maka isteri kamu akan dikahwini oleh orang lain, manakala harta-harta kamu akan dibahagi-bahagikan. Tetapi manusia tetap menentang syaitan dan terus berjihad.

Begitulah gambaran ringkas atas tamsil yang terjadi antara manusia dan qarinnya atau dengan syaitan lain. Hanya manusia yang leka dan sesat sahaja yang akan terpedaya dengan qarinnya yang boleh diperintah dan diarahkan menurut kehendaknya. Mereka inilah yang akan menjadi kuda tunggangan iblis dan syaitan.


Qarin adalah jin yang dicipta oleh Allah sebagai pendamping manusia. Boleh dikatakan ia sebagai "kembar" manusia. Setiap manusia yang dilahirkan ke dunia ini pasti ada qarinnya sendiri. Rasulullah s.a.w. sendiri tidak terkecuali. Cuma bezanya, qarin Rasulullah adalah muslim. Manakala yang lainnya adalah kafir.

Pada umumnya qarin yang kafir ini kerjanya mendorong dampingannya membuat kejahatan. Dia membisikkan was-was, melalaikan solat, berat nak baca al-Quran dan sebagainya. Malah ia bekerja sekuat tenaga untuk menghalang dampingannya membuat ibadah dan kebaikan.

Untuk mengimbangi usaha qarin ini Allah utuskan malaikat. Ia akan membisikkan hal-hal kebenaran dan mengajak membuat kebaikan. Maka terpulanglah kepada setiap manusia membuat pilihan mengikut pengaruh mana yang lebih kuat. Walau bagaimanapun orang-orang Islam mampu menguasai dan menjadikan pengaruh qarinnya lemah tidak berdaya. Caranya dengan membaca "Bismillah" sebelum melakukan sebarang pekerjaan, banyak berzikir, membaca al-Quran dan taat melaksanakan perintah Allah.

Sabda Rasulullah s.a.w. daripada Abdullah Mas'ud r.a. maksudnya: "Setiap kamu ada Qarin daripada bangsa jin, dan juga Qarin daripada bangsa malaikat. Mereka bertanya: "Engkau juga ya Rasulullah." Sabdanya: "Ya aku juga ada, tetapi Allah telah membantu aku sehingga Qarin itu dapat kuislamkan dan hanya menyuruh aku dalam hal kebajikan sahaja." (Riwayat Ahmad dan Muslim)

Aisyah r.ha. menceritakan bahawa pada suatu malam Rasulullah s.a.w. keluar dari rumahnya (Aisyah), Aisyah berkata: "Aku merasa cemburu." tiba-tiba Baginda berpatah balik dan bertanya: "Wahai Aisyah apa sudah jadi, apakah engkau cemburu?" Aku berkata: "Bagaimana aku tidak cemburu orang yang seumpama engkau ya Rasulullah." Sabda Baginda: "Apakah engkau telah dikuasai oleh syaitan?" Aku bertanya: "Apakah aku ada syaitan?" Sabda Baginda: "Setiap insan ada syaitan, iaitu Qarin." Aku bertanya lagi: "Adakah engkau pun ada syaitan ya Rasulullah?" Jawab Baginda: "Ya, tetapi Allah membantuku sehingga Qarinku telah masuk Islam." (Riwayat Muslim)

Di dalam hadis lain daripada Ibnu Umar r.a., sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud: "Aku dilebihkan daripada Nabi Adam a.s. dengan dua perkara, iaitu pertama syaitanku kafir lalu Allah menolong aku sehingga dia Islam. Kedua, para isteriku membantu akan daku tetapi syaitan Nabi Adam tetap kafir dan isterinya membantu ia membuat kesalahan." (Riwayat Baihaqi)

Ibn Muflih al-Muqaddasi menceritakan: Suatu ketika syaitan yang mendampingi oran beriman, bertemankan syaitan yang mendampingi orang kafir. Syaitan yang mengikuti orang beriman itu kurus, sedangkan yang megikuti orang kafir itu gemuk. Maka ditanya mengapa engkau kurus, "Bagaimana aku tidak kurus, apabila tuanku masuk ke rumah dia berzikir, makan dia ingat Allah, apabila minum pun begitu." Sebaliknya syaitan yang mengikuti orang kafir itu pula berkata: "Aku sentiasa makan bersama dengannya dan begitu juga minum."

Qarin akan berpisah dengan "kembar"nya hanya apabila manusia meninggal dunia. Roh manusia akan ditempatkan di alam barzakh, sedangkan qarin terus hidup kerana lazimnya umur jin adalah panjang. Walau bagaimanapun, apabila tiba hari akhirat nanti maka kedua-duanya akan dihadapkan ke hadapan Allah untuk diadili. Tetapi qarin akan berlepas tangan dan tidak bertanggungjawab atas kesesatan atau kederhakaan manusia.[sumber]

  Inilah jawapan Allah S.W.T ketika iblis bersumpah akan membinasakan manusia seperti yang tersebut dalam surah al Hijr: 42 yang bermak­sud : 
  "Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu atas mereka
kecuali orang yang mengikut kamu iaitu orang-orang yang sesat."

Selain gangguan qarin, Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya bahawa Rasulullah S.A.W. ada bersabda, yang bermaksud bahawa tidak ada anak Adam yang dilahirkan ke dunia ini yang tidak diganggu oleh syaitan kecuali Isa a.s. dan ibun­ya Maryam berdasarkan firman Allah dalam surah Ali-Imran ayat 36 yang bermaksud :
"Sesungguhnya Aku melindungi akan dia (Maryam) serta anak keturunannya daripada syaitan yang direjam."

Lantaran gangguan-gangguan yang sedia menung­gu maka sunnah dibacakan azan (bang) di telinga kanan dan (qamat) di telinga kiri sebaik-baik seorang bayi itu dilahirkan yang salah satu tujuannya untuk mengelakkan daripada gang­guan iblis dan syaitan."

Daripada Abu Rafi r.a (bekas hamba yang dimerdekakan oleh Rasulullah S.A.W)
ia berkata yang maksudnya :
"Aku lihat Rasulullah S.A.W membaca azan solat di telinga Husain bin Ali ketika Fatimah r.ha. melahirkannya."

~*~Sheikh Nuruddin Al-Banjari ~Hukum Mempunyai Qarin (Teman daripada Jin)


Sahabat yang dikasihi,
    Marilah kita berhati-hati dalam kehidupan kita setiap hari kerana musuh sebenar kita berada di dalam diri kita sendiri, yang sentiasa menjalankan godaan dan hasutan siang dan malam tanpa berhenti-henti. Hikmah Allah S.W.T . menghantar satu qarin mengiringi kelahir seorang bayi adalah untuk menguji manusia supaya tetap istiqamah dengan jalan iman dan Islam dan tidak mudah terpedaya dengan hasutan qarin, iblis atau syaitan.


WallahHu'Alam.

Dipetik dari artikel> http://ubatsihir.blogspot.com/2011/05/qarin-ada-pada-semua-maknusia.html




Lading_Emas
~*~ Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... ~*~