QURAN dan TerJemahan ~ PerHatikan Pesanan Allah dlm KiTabNya ini

AL QURAN

Listen to Quran
~*~*~*Al-Quran OnLine
Showing posts with label BekaLan Mayat. Show all posts
Showing posts with label BekaLan Mayat. Show all posts

03 February, 2014

Kalimah Zikir yang ringkas tetapi berat pada timbangan

Bacaan Zikir Yang Ringan Dalam Ucapan Namun Berat Dalam Timbangan

Diantara ucapan-ucapan zikir yang sangat besar artinya bila kita ucapkan adalah lima  kalimat yang dalam al quran dinamakan Baqiyyatush Shaalihaat, yaitu manfaatnya akan terus menerus tiada putus-putus selamanya. Didalam hadist, Rasulullah saw menamakan kalimat itu dengan “ringan dalam ucapan tetapi berat dalam timbangan. Kalimat-kalimat tersebut adalah :

1.    Alhamdulillah
Artinya segala puji bagi Allah. Kalimat ini dinamakan “Tahmid” (memuji). Bertahmid artinya memuji Allah dengan mengucapkan kalimat ini yaitu berterima kasih dan bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah riwayat dikatakan, apabila seluruh harta kekayaan dipermukaan bumi ini diserahkan kepada seseorang lalu orang itu mengucapkan Alhamdulillah maka ucapan Alhamdulillah lebih besar manfaatnya bagi orang itu daripada harta kekayaannya.
“Sekiranya dunia dan seluruh harta kekayaan yang ada padanya diserahkan kepada seseorang dari umat-Ku ,lalu ia mengucapkan Alhamdulillah maka ucapan Alhamdulillah itu lebih baik dan lebih berharga baginya (daripada harta yang banyak itu).” (HR Ibu Sakir)

2.    Allahu Akbar
Artinya Allah Maha Besar. Kalimat ini disebut “Takbir”,maknanya mengagungkan Allah. Allah yang kita yakini maha besar dalam segala-galanya,baik zat-Nya,asma-asma-Nya,sifat-sifat-Nya, dan perbuatan-Nya. Dia-lah yang senantiasa memberi pertolongan kepada kita yang lemah ini untuk mengatasi segala macam kesulitan dan kesusahan yang kita alami.

3.    Subhanallah
Artinya Maha Suci Allah. Kalimat ini dinamakan “Tasbih”. Yang artinya mensucikan Allah. Mensucikan Allah berarti menjauhkan dan membersihkan diri kita dari anggapan-anggapan yang tidak baik kepada Allah. Allah Maha Suci artinya Allah tidak lemah, maha suci dari sifat-sifat kekurangan dan cacat. Semua kejadian di alam ini sekalipun tampak jelek,tidak menyenangkan tapi pasti ada manfaatnya dibalik semua itu. Orang menderita sakit bukan semata-mata Allah menbencinya. Bahkan sebaliknya Allah menunjukkan kasih sayang-Nya kepada kita dengan menghapus dosa-dosa yang melekat dalam diri kita dengan sebab sakit itu. Mungkin Allah juga memberikan peringatan kepada kita agar tidak lupa kepada-Nya disaat sehat.

4.    Laa Ilaa ha illallah
Artinya : Tidak ada Ilah kecuali Allah. Kalimat ini disebut “Tahlil” atau kalimat Tauhid. Kalimat ini menegaskan bahwa yang disembah,dicintai, diikuti, ditakuti, tempat berharap, dimintai pertolongan, yang mutlak membuat peraturan, yang berkuasa hanya Allah. Pengingkaran dari sifat-sifat dan perbuatan Allah tersebut menjadikan manusia terjerembab kedalam kesyirikan baik syirik Akbar (besar) maupun Syirik Ashgar (kecil).

5.    Laa haula walaa quwwata illaa billah
Artinya Tiada Daya dan Tiada Kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Kekuatan yang dimiliki manusia itu pada hakekatnya milik Allah. Sewaktu-waktu kekuatan itu akan berubah menjadi lemah. Dengan kalimat ini akan tertanan dalam diri kita rasa berserah diri kepada Allah.

Demikianlah lima kalimat yang ringan diucapkan namun berat timbangannya disisi Allah. Itulah indahnya zikrullah, masih adakan diantara kita yang enggan melakukannya?

Ya Allah,jadikan kami orang yang senantiasa berzikr kepada-Mu, baik dalam keadaan suka maupun duka. Amin Ya Robbal ‘Alamin.
WallahHu'Alam.

Petikan...

. .
~***~Taman Koperasi BENA, IJOK~***~

08 November, 2011

Amalan yang baik-baik yang dalam JAMINAN ALLAH & RASUL

AMALAN YANG BOLEH MENANGGUHKAN KEMATIAN, KOLEKSI KATA MUTIARA ISLAM BERTAMBAH

Tazkirah Jumaat
4 November 2011 (7 Zulhijjah 1432H)


AMALAN YANG BOLEH MENANGGUHKAN KEMATIAN

Kematian adalah ketentuan Allah. Tetapi ada satu perkara yang boleh melambatkan kematian iaitu amalan bersedekah.

SUATU hari, Malaikat Izrail (Malaikat Maut) mendatangi Nabi Ibrahim as, dan bertanya, “Siapakah anak muda yang mendatangimu wahai Ibrahim?”

“Itu sahabatku dan juga muridku.”

“Ada apa dia datang menemuimu?”

“Dia menyampaikan khabar bahawa dia akan melangsungkan pernikahannya esok pagi.”

“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai esok pagi.”

Setelah itu, Malaikat Izrail pergi meninggalkan Nabi Ibrahim. Hampir saja Nabi Ibrahim tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematian anak muda itu esok. Tapi langkahnya terhenti dan Nabi Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahsia Allah.

Keesokan paginya, Nabi Ibrahim melihat dan menyaksikan bahawa anak muda tersebut tetap melangsungkan pernikahannya. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun, Nabi Ibrahim malah melihat anak muda ini terus hidup dengan panjang umurnya. Hingga usia anak muda ini 70 tahun,
Nabi Ibrahim bertanya kepada Izrafil, apakah dia berbohong tempoh hari sewaktu menyampaikan berita bahawa anak muda itu umurnya tidak akan sampai esok pagi?
Malaikat Kematian menjawab bahawa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah menahannya.

“Apa gerangan yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu pada waktu tersebut?”

“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut. Kerana itulah engkau masih melihatnya hidup sehingga sekarang.”

Wahai pembaca sekalian, kematian sememangnya di tangan Allah. Oleh itu, mencepatkan dan melambatkan kematian adalah hak Allah. Allah memberitahu lewat kalam Rasul-Nya, Muhammad SAW bahawa sedekah itu akan memanjangkan umur. Jadi, bila disebut bahawa ada sesuatu yang boleh menunda kematian, itu adalah… sedekah.

Maka, tengoklah kiri kanan anda dan lihatlah sekeliling anda. Bila anda menemui ada sebarang kesusahan terjadi, maka sesungguhnya anda harus menghulurkan bantuan dan pertolongan. Kesusahan itu diberi oleh Allah untuk anda bantu kerana Allah ingin memanjangkan umur anda. Cuma tinggal kemahuan anda sama ada untuk membantu kesusahan itu ataupun tidak.

Saudara sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui bila ajalnya akan tiba. Dan tidak seseorang pun yang mengetahui bagaimana keadaan ajalnya tiba. Maka memberi sedekah bukan saja akan memanjangkan umur, mungkin juga kita akan meninggalkan dunia ini dalam keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang CINTA Allah?

Jika seseorang diCINTAI Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawanya dicabut dalam keadaan Husnul Khatimah. Mudah-mudahan Allah berkenan memanjang umur kita, sehingga kita semua berkesempatan untuk mengejar keampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan diri untuk kematian yang akan datang menemui kita.

“Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan” (An-Nisaa: 78)


http://panduanislam.com/blog/2011/05/amalan-yang-boleh-menangguhkan-kematian/


KOLEKSI KATA MUTIARA ISLAM BERTAMBAH

Ada tiga golongan orang yang paling menyesal pada hari kiamat : 
(1) orang yang memiliki budak ketika di dunia, ternyata pada hari kiamat budak tersebut memiliki prestasi amal yang lebih baik darinya, 
(2) orang yang mempunyai harta tetapi tidak mau bersedekah dengannya sampai ia meninggal dunia, kemudian harta tersebut diwarisi oleh orang yang memanfaatkan harta tersebut untuk bersedekah di jalan Allah, dan 
(3) orang yang mempunyai ilmu tetapi ia tidak mau mengambil manfaat dari ilmunya, lalu ilmu tersebut diketahui oleh orang lain yang mampu mengambil manfaat darinya.” (Sufyan bin ‘Uyainah)

Akhlak yang paling mulia adalah menyapa mereka yang memutus silaturahim, memberi kepada yang kikir terhadapmu, dan memaafkan mereka yang menyalahimu.” (HR Ibnu Majah)

Aku belum pernah melihat orang yang paling lama bersedih daripada al-Hasan. Ia berkata, kita tertawa, sementara bisa jadi Allah yang telah melihat amal-amal yang telah kita perbuat berfirman;
‘Aku tidak mau menerima amal-amal kalian sedikitpun.’” (Yunus bin ‘Ubaid)

http://blog.al-habib.info/id/koleksi-kata-mutiara-islam-bertambah/

PUASA SUNAT PADA HARI ARAFAH, BERSEDEKAHLAH WALAUPUN HANYA SEPARUH KURMA, JAMINLAH UNTUKKU 6 PERKARA, AKU JAMIN SYURGA UNTUKMU

Tazkirah Jumaat
28 Oktober 2011 (30 Zulkaedah 1432H)


PUASA SUNAT PADA HARI ARAFAH

Sabda Baginda Rasulullah S.A.W. yang bermaksud : 
"Puasa pada hari Arafah itu menghapuskan dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang." (Hadis riwayat Muslim).

Hari Arafah adalah bertepatan dengan 9 Zulhijjah. Tidak ada dalil syarak yang menetapkan bahawa puasa Arafah mesti dilakukan serentak dengan masa wukuf jemaah haji di Arafah. Sebaliknya, ia disunatkan pada tanggal 9 Zulhijjah. Bahkan, dengan bentuk dunia yang bulat dan perbezaan waktu, puasa yang dilakukan di benua dan rantau selain dari tanah suci, tidak akan dapat dijalankan serentak dengan wuquf, walau dilaksanakan pada hari wuquf itu sendiri.

Bertakbir, bertahmid dan bertahlil kepada Allah, serta berselawat ke atas Baginda Rasulullah S.A.W. bermula dari subuh hari Arafah (9 Zulhijjah) sehingga waktu Asar hari tasyriq yang terakhir (13 Zulhijjah). Ini berdasarkan Hadith Jabir r.a. yang bermaksud bahawa;
“Sesungguhnya Rasulullah S.A.W. bertakbir pada solat Fajar hari Arafah, sehingga waktu Asar daripada hari tasyriq yang terakhir, selepas Baginda memberi salam dari solat fardhu.” (riwayat Ad-Daruqutni)

Melaksanakan ibadat korban pada EidulAdha sehinggalah penghujung hari tasyriq. Ibadat ini mengingatkan masyarakat Islam untuk sentiasa bersifat ikhlas dan bertaqwa kepada Allah s.w.t. Ibadat ini juga dapat merapatkan hubungan dan menyebarkan kasih sayang di antara manusia, dengan perkongsian daging bersama mereka yang memerlukan, keluarga, sahabat dan jiran tetangga.

http://halaqah.net/v10/index.php?topic=4524.0


BERSEDEKAHLAH WALAUPUN HANYA SEPARUH KURMA

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya:
“Peliharalah dirimu dari api neraka dengan bersedekah (walaupun) separuh dari sebiji tamar (kurma), dan kalau tidak dapat sedekah itu, maka keluarkanlah kata-kata yang baik” (Riwayat Bukhari & Muslim)

Aisyah r. a. berkata;
“Aku dahulunya tidak mengetahui adanya siksa kubur sehingga datang kepadaku seorang wanita Yahudi meminta-minta, dan sesudah aku memberi (sebiji kurma) dia berkata: Semoga Allah melindungi kamu dari seksa kubur. Maka aku kira keterangannya itu termasuk penipuan kaum Yahudi, lalu aku ceritakan kepada Nabi s. a. w. Kemudian Nabi s. a. w. memberitahu kepadaku bahawa seksa kubur itu adalah benar, kehidupan atau kebangkitan selepas kematian itu adalah benar dan keramat wali itu adalah benar.

Maka seharusnyalah seseorang Islam itu, berlindung dengan Allah dari seksaan kubur, dan bersiap sedia untuk menghadapi kubur dengan amalan yang soleh seperti bersedekah. Dalam hadith yang lain disebut, “banyakkanlah sedekah kerana ia menyejukkan kamu di Alam Barzakh”.

http://nasbunnuraini.wordpress.com/2011/10/24/bersedekahlah-walaupun-cuma-separuh-kurma/


JAMINLAH UNTUKKU 6 PERKARA, AKU JAMIN SYURGA UNTUKMU

Rasulullah saw bersabda: “Jaminlah untukku enam perkara, aku jamin syurga untukmu, iaitu: bercakap benarlah bila kamu berbicara, tepatilah janji bila kamu berjanji, sampaikanlah apabila kamu diberi amanah, jagalah kemaluanmu tahanlah pandangan matamu, dan tahanlah tanganmu.”
(HR Imam Ahmad,Ibnu Hibban, Baihaqi)

1. Bercakap benarlah bila kamu berbicara.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Cukuplah seseorang dianggap berbohong apabila dia senantiasa menceritakan semua yang dia dengar. (tanpa diselidiki kebenarannya)”
(HR Imam Muslim)

2. Tepatilah janji bila kamu berjanji.

Ada dua jenis janji iaitu janji bertulis dan janji secara mulut atau lisan. Kedua-duanya akan ditanya dihari kiamat. Dalam quran disebut:

……dan sempurnakanlah perjanjian (dengan Allah dan dengan manusia), sesungguhnya perjanjian itu akan ditanya.(Al-Isra, 34)

3. Sampaikanlah apabila kamu diberi amanah

Kiamat berlaku disaat amanah disia-siakan. Kerja juga adalah satu amanah, sempurnakanlah kerja agar murah rezeki. Nabi Muhammad juga digelar Al-Amin kerana amanah. Amanahlah dalam semua aspek. Serahkanlah amanah kepada yang pakar dalam bidangnya.

Rasulullah saw bersabda, “tidak (sempurna) iman seseorang yang tidak amanah, dan tidak sempurna agama seseorang yang tidak menunaikan janji.” 
 (HR. Ahmad).

Rasulullah s.a.w bersabda “Apabila suatu perkara diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah saat kehancuran" (HR Bukhari)

4. Jagalah kemaluanmu.

Jauhi dari digunakan pada tempat yang salah. (haram). Di dunia Allah beri satu(1) tenaga kepada setiap orang lelaki. Satu tenaga ini boleh diguna hanya kepada 4 isteri. Ramai orang yang tidak dapat jaga 1 tenaga dan nafsu ini dan digunakan pada tempat yang haram, iaitu perhubungan seks haram, pelacuran. Di syurga Allah akan beri 100 tenaga untuk lelaki dan perempuan. Jagalah tenaga yang 1 di sini untuk dapat 100 di sana.

5. Tahanlah pandangan matamu.

Kata pepatah Melayu dari mata turun ke hati. Kerana itulah kita disuruh merendahkan pandangan daripada memandang perkara yang haram dan wajah wanita atau lelaki yang bukan mahram. Diriwayatkan, Rasulullah berjalan dengan agak laju dan menundukkan pandangan.

An-Nur [30] Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan.

An-Nur [31] Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram)……

6. Tahanlah tanganmu.

Tangan jugalah yang menyumbang kepada kejahatan walaupun sekadar mencuri selipar. Oleh itu ikatlah dan kawallah tangan daripada melakukan kejahatan.

http://nasbunnuraini.wordpress.com/2010/06/03/jaminlah-untukku-6-perkara-aku-jamin-syurga-untukmu/

 

AMALAN ISTIGHFAR DITUNTUT SEBAGAI PENGHAPUSAN DOSA LALU, MENEPATI JANJI, BERKATA BENAR BUKTI KESEMPURNAAN

Tazkirah Jumaat
21 Oktober 2011 (23 Zulkaedah 1432H)


AMALAN ISTIGHFAR DITUNTUT SEBAGAI PENGHAPUSAN DOSA LALU

RASULULLAH SAW bersabda yang bermaksud:
 "Demi Allah, jika kamu tidak berdosa, Allah akan menjadikan satu umat lain yang melakukan dosa, lantas mereka beristighfar kepada Allah lalu diampuni dosa mereka." 
- (HR Muslim)

Sudah menjadi lumrah manusia tidak boleh lepas daripada kesalahan dan dosa. Hal ini disebabkan adanya sifat lupa, lalai, mengikut hawa nafsu dan godaan syaitan.

Sesungguhnya dosa sebenarnya bukanlah perkara pelik dan mengaibkan tetapi yang aibnya ialah apabila seseorang itu kekal dalam dosa tanpa rasa ingin kembali bertaubat serta memohon ampun daripada Allah.

Oleh itu beristighfar amatlah dituntut dalam Islam kerana ia boleh menghapuskan dosa perbuatan yang dilakukan. Tetapi sayang, kita sukar sekali mengamalkan istighfar ini padahal ia sungguh ringkas dan mudah sehingga akhirnya bertambahlah dosa dilakukan lantaran kelalaian dan tabiat suka bertangguh.

Istighfar juga bukan setakat jalan untuk memohon ampun daripada Allah tetapi sebagai suatu sinar cahaya yang menerangi wajah seseorang.

Melakukan dosa biarpun yang dikatakan dosa kecil perlu dihindarkan kerana dosa kecil boleh menjadi dosa besar apabila:

Dilakukan secara berterusan dan tidak ada azam untuk meninggalkannya. Oleh sebab itu, ada yang mengatakan:
 "Tidak ada dosa kecil bersama adanya azam untuk terus melakukan, dan tidak ada dosa besar bersama adanya permohonan meminta keampunan".

Perbuatan dosa besar yang dilakukan sekali dan tidak diulangi, harapan untuk memperoleh keampunan terhadapnya lebih besar daripada dosa kecil dilakukan secara berterusan.

Jika dianggap kecil, tetapi sebaliknya, jika dianggap besar, maka ia menjadi kecil di sisi Allah kerana anggapan besar itu timbul daripada kebencian dan berpaling hati daripadanya.

 Sebahagian ulama berkata: "Jika seseorang melihat kebesaran Tuhan yang ia menderhaka dengan melakukannya, maka ia akan memandang dosa kecil menjadi besar, dan bukan sebaliknya."

Jika disertai perasaan gembira dan bermegah dengannya.

Jika menganggap ringan keampunan Allah terhadap perbuatannya, tertipu diri kerana menyangka kebolehannya untuk terus melakukan perbuatannya itu disebabkan pemeliharaan Allah terhadapnya dan merasa aman daripada azab-Nya.

Jika dizahirkan, seperti mengatakannya kepada orang lain setelah melakukannya atau sengaja melakukannya di hadapan orang lain.

Jika dilakukan oleh orang yang berilmu dan diikuti masyarakat. Oleh sebab itu, seorang ulama berkewajipan menjauhi dosa, dan menyembunyikannya jika terlajak melakukannya.

http://agamaberitaharian.blogspot.com/2008/07/amalan-istighfar-dituntut-sebagai.html


MENEPATI JANJI, BERKATA BENAR BUKTI KESEMPURNAAN

MENGHORMATI, menepati dan melaksana janji dipandang sebagai kewajipan harus diutamakan kerana ia memberi kesan mendalam kepada jiwa, memberi kedamaian dan kesejahteraan. Ia juga jalan keluar untuk memecah segala kebuntuan. Namun, ada kalangan kita masih tidak menepati apa dikata.

Firman Allah bermaksud: "Hai orang beriman mengapa kamu mengucapkan sesuatu yang tidak kamu kotakan. Besar benar dosanya di sisi Allah jika kamu mengucapkan apa yang tidak kamu kotakan itu." 
~(QS al-Munafiqun: 1-2)

Allah memerintahkan supaya setiap janji dibuat itu dipenuhi dan ditepati seperti firman-Nya bermaksud: "Hai orang beriman, tepatilah janjimu."
~ (QSal-Maidah: 1)

Menepati janji dan berkata benar bukti kesempurnaan dan keadilan seseorang. Pepatah Arab ada berkata: "Sesiapa yang bermuamalah dengan seorang lain dan tidak berlaku aniaya. Jika berbicara tidak mengatakan yang dusta dan jika berjanji tidak menyalahi maka jelaslah orang itu memiliki keperwiraan sempurna, nyata pula keadilannya dan haruslah dipereratkan persaudaraan dengannya."

Meremehkan janji atau sengaja untuk tidak menepati apa diucapkan adalah suatu dosa besar yang pasti menyebabkan kebencian dan kemarahan. Setiap manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah mengenai janji pernah dibuat sebagaimana firman-Nya yang bermaksud:
"Penuhilah janji itu, sebab janji itu akan ditanyakan." (QS al-Isra': 34)

Menepati janji sebahagian daripada iman dan balasannya adalah syurga. Firman Allah bermaksud:
"Orang mukmin ialah yang menjaga amanat serta menepati janji, menjaga solat, maka mereka itu yang akan mewarisi syurga Firdaus dan kekal mereka di situ selama-lamanya." (QS al-Mu'minum: 11)

Namun, masih ada yang petah bercakap, manis di bibir menabur seribu janji. Ada yang tidak segan silu menabur dan menjaja pelbagai janji. Malah, ada sanggup bertopeng kejujuran dan menggadai amanat dengan menabur janji demi janji hanya untuk menjaga kepentingan.

Seorang mukmin tidak mungkin akan menyalahi janjinya dan mustahil pula mengkhianati amanah kerana perbuatan itu menyebabkan kurang dihargai, malah sukar untuk dipercayai.

Suatu ketika Luqmanul Hakim pernah ditanya:
  "Apakah sebab sehingga kamu dapat mencapai kedudukanmu itu?"
Beliau menjawab: 
"Dengan benar dalam berkata-kata, dan menunaikan amanat dan meninggalkan apa bukan kepentinganku."

Ulama tabiin pernah berkata: 
"Ketahuilah "Benar" itu perhiasan wali dan
 "Dusta" itu tanda orang yang celaka."

http://agamaberitaharian.blogspot.com/2008/07/menepati-janji-berkata-benar-bukti.html

WallahHu'Alam.

. .
~***~Taman Koperasi Bena, IJOK~***~

31 October, 2011

Ujian melanda... pinjaman yang WAJIB dikembalikan.

Salam Takziah utk keluarga En Shahril Alias, atas Ujian yg melanda beliau sekeluarga.

Dimana kemalangan jalan raya di hadapan Kg Jaya Setia, [Ahad 30.Okt.2011; 8.30 am]
Bestari Jaya, telah meninggalkan kesan yg mendalam kepada kita semua.

Dimana menyebabkan dua dari empat anak-anak yg berada dlm kereta Peugeot baru itu, kembali kerahmatullah. Inna lillahi wainna ilaihi rojiun.[kita kepunyaan Allah, dan kpdNYA kita dikembalikan]. Iaitu anak yang sulung[lelaki 15tahun] dan anak yg kelima [perempuan, 2 tahun].

Isteri beliau serta anak yg keempat juga dikhabarkan agak parah. Dan masih dirawat
di Hospital Sg Buloh. Anak ketiga ditempatkan di wad biasa. Kita sama-sama doakan agar mereka semua segera sembuh.

Kita semua, dan apa-apa yang kita punyai adalah "pinjaman dan amanah" dari Allah jua.

Dua yang tiada dalam kereta, iaitu anak kedua[tinggal bersama nenek]
dan En Shahril sendiri sebab beliau berkursus di Sabah.

Semoga beliau redha dgn Ujian tersebut, redha dengan apa yg berlaku, bersabarlah dgn berSolat[perbanyakkan solat-solat sunnat], membaca Quran[ingatan Allah], Zikir & doa kepada Allah, sebab bila mengingati Allah, Jiwa dan Roh kita akan tenang.

Firman Allah Ta'ala :

al anbiyaa Setiap yang hidup pasti akan merasai mati.
Al-Fatihah buat mereka yang berumur 15 tahun dan adik kecilnya 2 tahun, yang kembali ke rahmatullah semalam. Marilah kita sama-sama mendoakan agar roh mereka ditempatkan bersama orang2 yang Soleh, serta orang-orang yang mendapat Redha dan  Rahmat Allah - Al-Fatihah.

"Dialah sebaik-baik pemberi pahala, dan sebaik-baik pemberi kesudahan yang berbahagia (kepada hamba-hambaNya yang taat)"
[QS al-Kahf(18): 44]


InsyaAllah, mereka juga adalah Saham akhirat. Kelak kita semua akan dikumpulkan
untuk dihisab, dunia ini hanyalah perjalanan sementara sahaja, dan matlamat akhirat juga
adalah lebih yang utama. Perjalanan Utama kita adalah, perjalanan selepas "MATI".

"Dialah yang telah mentakdirkan adanya mati dan hidup (kamu) - untuk menguji dan menzahirkan keadaan kamu: Siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya; dan Dia Maha Kuasa (membalas amal kamu), lagi Maha Pengampun, (bagi orang-orang yang bertaubat)”.  
[QS Al Mulk (67) : 2]. 

” di mana jua kamu berada, maut akan mendapatkan kamu (bila sampai ajal), sekalipun kamu berada dalam benteng-benteng yang tinggi lagi kukuh....”.
[QS An Nisaa' (4) : 78]. 
  
Setiap yang hidup, PASTI akan MATI juga, begitulah "sunnah" perjalanan kehidupan kita didunia ini adalah semata-mata untuk persediaan, perjalanan "balik", cuma kita semua tunggu "janjinya" sahaja.


Bagi Orang-orang beriman tinggi(ahli-ahli tasauf/ibadah), utk "berjumpa" dengan "Khaliknya" adalah satu kerinduan, yang amat sangat.

Saya teringat kepada Guru Saya Allahyarham Sheikh Abd Majid Yatim, Kg Rincing, Beranang, selalu mengatakan pada kami, hari sudah petang, bersiaplah nak berangkat. Perjalanan masih jauh lagi, persiapan kita, bagaimana? Tetapi jangan tunggu petang, bila-bila sahaja kita akan naik nama, akan dipanggil, untuk ke "perjalanan yang lagi satu.."

Bermula dengan "Alam Arwah" kita lalu pula "Alam Rahim", dan dari "Alam Dunia" kita melaui pula "Alam Kubur[transit]" kerana MATI, adalah "pintu gerbang" , untuk menempuh "Alam Barzah", seterusnya ke "Alam Akhirat/Masyar" untuk di hisab. Dan mara pula lagi, untuk mendapat Hadiah & Bonus ke "Alam Neraka" atau "Alam Syurga".

Surah al-Zalzalah

"Rebutlah lima perkara sebelum datangnya lima perkara yang lain,
iaitu masa muda mu sebelum datangnya hari tua,
masa sihat mu sebelum datang masa sakit,
masa kaya mu sebelum miskin,
masa lapang mu sebelum datangnya waktu sibuk dan
masa hidup mu sebelum datang saat kematian".
[HR Ar-Tirmizi &Muslim dari Amru bin Maimun r.a]


Jenazah kedua anaknya selamat dikebumikan selepas isya.

Ucapan Setinggi-tinggi Terima Kasih, kerana segera berkejar ke tempat kejadian, Tn Pengerusi Taman Koperasi Bena Cikgu Mazlan, Cikgu Bibit, En.Azman Maulut, En.Azman Mad Zam, En Zaid dan lain-lain.

Begitu juga, terima kasih kpd Wak Jan[Cikgu Shahrizan] dan isteri yang membantu dan menemani keluarga En Shahril hingga ke Hospital Sg Buloh, serta membawa jenazah anak perempuan kelima itu, ke Ijok untuk disempurnakan.

Juga tak lupa, Hj Isnu dan Hj.Azman N dan Wak Yunus[datuk kpd anak sulung En Shahril] yg berada dibilik Mayat Tg Karang, menunggu sehingga selesai pengurusan mandi jenazah, dan pengangkutan yang uruskan oleh En Zulhisyam Kamaruddin serta Isteri.

Terima kasih, yang berusaha Pen. Pengerusi Taman Koperasi Bena En Sarif Haron[Ayep].

Kepada semua AJK Masjid Ijok Nurul Iman Qariah Bt. 8, Ijok dan semua yang turut membantu hingga selesai proses pengkebumian tersebut, Tn Imam Azremy, Imam Utz Rashid, Imam Saroni, Tn Hj Affendi, Tn Hj Awaluddin, Tn Hj Damri, dan semuanya, JasaMu akan kami kenang dengan doa Jazakallahu Khairan.

Ucapan terima kasih yang tak terhingga, kepada semua sahabat dan rakan-rakan dan mereka-mereka yang tak dapat nak disebut namanya, kerana ramai yang membantu, dan kepada semua yang berjasa serta hadirkan diri dalam Majlis Doa & Tahlil, semoga Allah jua yang membalas budi baik Tuan-tuan dan Puan-puan semua... Amin! YA ArHammar Rohimin!

Al-Fatihah.











. .
 Lokasi kemalangan di jalan Bkt Badong~Btg Berjuntai[Bestari Jaya] di hadapan rumah pam Jaya Setia tidak jauh dari SMK Raja Muda Musa, Bestari Jaya.
 
Ziarah YB Dr ZuL, Parlimen Kuala Selangor













 RENUNGAN KITA BERSAMA.

Firman Allah bermaksud:

   "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,(yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam solatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. 
Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara SOLATnya.
Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,(yakni) yang akan mewarisi Syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. 
Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.
Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat". 
[Surah Al.Mukminuun ( 1 - 16 )]

" Setiap diri (yang bernyawa) mesti merasai mati, Kami akan uji kamu dengan kejahatan dan kebajikan, sebagai satu ujian; kepada Kami kamu akan dikembalikan" 
[Surah Al.Anbiyaa' (35)]
 
"Setiap diri (manusia) mesti merasai mati, kemudian kepada Kami kamu dikembalikan" 
[Surah Al.Ankabut (57)]

Hadis Abu Hurairah r.a katanya: 
Rasulullah s.a.w telah bersabda: Sesiapa yang menghadiri jenazah sehingga jenazah itu disembahyangkan, maka dia seolah-olah mendapatkan satu qirat (qirat adalah kinayah bagi ganjaran pahala yang sangat banyak) dan sesiapa yang menghadirinya sehingga jenazah itu dikuburkan, maka dia mendapat dua qirat. 
Sahabat bertanya: Apakah dua qirat itu? 
Baginda s.a.w bersabda: Seumpama dua gunung.
(Riwayat Muslim, #1570) 

TALKIN UNTUK DIRIKU:~
Wahai SAYA Bin IBU SAYA, wahai SAYA Bin IBU SAYA, wahai SAYA Bin IBU SAYA.
Hendaklah kamu ingat akan janji-janji Allah, yang mana kamu ada bawa bersama-sama dari dunia ini.
Sekarang kamu telah menuju masuk ke negeri Akhirat.
Kamu telah mengaku bahawa tiada Tuhan yang disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah dan bahawasanya Nabi Muhammad itu pesuruh Allah.
Ingatlah wahai SAYA Bin IBU SAYA. Apabila datang kepada kamu dua malaikat yang serupa dengan kamu iaitu Munkar dan Nankir, maka janganlah berasa gentar dan takut.
Janganlah kamu berduka cita dan risau serta janganlah kamu bersusah hati dan terkejut.
Ketahuilah wahai SAYA Bin IBU SAYA bahawasanya Mungkar dan Nankir itu hamba Allah Ta’ala, sebagaimana kamu juga hamba Allah Ta’ala.
Apabila mereka menyuruh kamu duduk, mereka juga akan menyoal kamu.

Mereka berkata:
  • Siapakah Tuhan kamu?
  • Siapakah Nabi kamu?
  • Apakah agama kamu?
  • Apakah kiblat kamu?
  • Siapakah saudara kamu?
  • Apakah pegangan iktikad kamu?
  • Dan apakah kalimah yang kamu bawa bersama-sama kamu?
Di masa itu hendaklah kamu menjawab soalan-soalan mereka dengan cermat dan sehabis-habis terang, tepat dan betul. Janganlah berasa gementar, janganlah cuak dan janganlah bergopoh-gapah.
Biarlah tenang dan berhati-hati.
Hendaklah kamu jawab begini:
  • Allah Ta’ala Tuhanku.
  • Muhammad Nabiku.
  • Islam agamaku.
  • Baitullah itu kiblatku.
  • Semua orang Islam dan orang beriman adalah saudara aku.
  • Kitab suci Al-Quran ikutanku, malahan solat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, mengeluarkan zakat dan mengerjakan haji diwajibkan ke atas aku.
  • Dari masa hidup hingga aku mati aku mengucap, “La ila ha illallah Muhammaddur Rasulullah”.
Wahai SAYA Bin IBU SAYA tetapkanlah hatimu.
Inilah dia suatu dugaan yang paling besar.
Ingatlah bahawa kamu sekarang sedang tinggal di alam Barzakh sehingga sampai satu masa kelak. Kamu akan dibangunkan semula untuk berkumpul di Padang Mahsyar.
Insaflah wahai SAYA Bin IBU SAYA.
Bahawasanya mati ini adalah benar.
Soalan malaikat Munkar dan Nankir di dalam kubur ini adalah benar.
Bangun dari kubur kemudian kita dihidupkan semula adalah benar.
Berkumpul dan berhimpun di Padang Mahsyar adalah benar.
Dihisab dan dikira segala amalan kamu adalah benar.
Minum di kolam air Nabi adalah benar.
Ada Syurga dan Neraka adalah benar.
Bahawasanya Hari Kiamat tetap akan adanya, begitu juga Tuhan yang Maha Berkuasa akan membangkitkan semula orang-orang yang di dalam kubur.
Di akhirnya kami ucapkan selamat berpisah dan selamat tinggal pada kamu di sisi Allah Ta’ala.
Semoga Tuhan akan memberi kesejahteraan kepada kamu.
Tuhan jua yang menetapkan hati kamu.
Kami sekalian berdoa mudah-mudahan Allah Ta’ala menjinakkan hati kamu yang liar dan Allah menaruh belas kasihan kepada kamu yang berdagang seorang diri di dalam kubur ini.
Mudah-mudahan Tuhan akan memberi keampunan dan memaafkan kesalahan kamu serta menerima segala amal kebajikan kamu.
“Ya Allah Ya Tuhan, kami merayu dan bermohon kepada Mu supaya tidak diseksa mayat ini dengan kemegahan penghulu kami Muhammad SAW. Subhana rabbika rabbil izzati amma ya sifun wassalamu alalmursalin walhamdulillahi rabbil alamin”.

Setiap yang bernafas, pasti akan merasai mati – “Kullu nafsin zaa iqatul maut”.
Firman Allah SWT:
“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada di dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, yang ingat-mengingati supaya mentaati kebenaran, dan yang ingat-mengingati dengan kesabaran.” – [ Surah Al-A’sr]

Petikan~http://ohislam.com/wahai-saya-bin-ibu-saya/


~*~*~*~Andai Ku TaHu~*~*~*

~*~Taubat_Maksiat
~*~

~~~Pergi Tak KembaLi
~~~
~*~*~*RamLi Sarip - AndaiKu Tahu



    Biasanya ramai yg dtg melawat dan berziarah jenazah. Malah ramai yg sembang, duduk2 dibawah pokok & halaman, ttpi tidak ramai yg berSolat jenazah [hadiah doa utk kali terakhir]. Sedangkan Solat jenazah adalah satu doa, jk tidak ada Wuduk pun tak apa2, boleh ikut serta, berImam Solat Jenazah
[Kecuali hadas besar sbb Takbir pertama bc Fatihah/Umul Quran dan Takbir kedua Solawat]

    Jika tak tau baca niat dlm bahasa Arab, niat shj "Aku Solat Jenazah ikut Imam" kerana Allah Taala. Mengapa..., senang jer kannn...???

Lepas ini diharap lebih ramai lagi turut serta dan boleh terus bersama2, Solat Jenazah, walau pun tiada wuduk, atau masalah "Niat" sekali pun..!
[Afdhal ~ jk berWuduk ttpi bukan Rukun..!]
 WallahHu'Alam.

RUJUK SOLAT JENAZAH DISINI~ http://tamankoperasibenabt8ijok.blogspot.com/2010/12/solat-jenazahmayyitmayat.html

~***~Taman Koperasi Bena, IJOK~***~

12 October, 2011

Kesah PengaLi Kubur ~ 7 perkara ganjil...


Nor Izan shared Khai Wan's photo.


‎7 PERKARA GANJIL...

Terdapat seorang pemuda yang kerjanya menggali kubur dan mencuri kain kafan untuk dijual. Pada suatu hari, pemuda tersebut berjumpa dengan seorang ahli ibadah untuk menyatakan kekesalannya dan keinginan untuk bertaubat kepada Allah s. w. t.

Dia berkata, "Sepanjang aku menggali kubur untuk mencuri kain kafan, aku telah melihat 7 perkara ganjil yang menimpa mayat-mayat tersebut. Lantaran aku merasa sangat insaf atas perbuatanku yang sangat keji itu dan ingin sekali bertaubat."

" Golongan yang pertama, aku lihat mayat yang pada siang harinya menghadap kiblat. Tetapi pabila aku menggali semula kuburnya pada waktu malam, aku lihat wajahnya telahpun membelakangkan kiblat. Mengapa terjadi begitu, wahai tuan guru?" tanya pemuda itu.

" Wahai anak muda, mereka itulah golongan yang telah mensyirikkan Allah s. w. t. sewaktu hidupnya. Lantaran Allah s. w. t. menghinakan mereka dengan memalingkan wajah mereka dari mengadap kiblat, bagi membezakan mereka daripada golongan muslim yang lain," jawab ahli ibadah tersebut.

Sambung pemuda itu lagi, " Golongan yang kedua, aku lihat wajah mereka sangat elok semasa mereka dimasukkan ke dalam liang lahad. Tatkala malam hari ketika aku menggali kubur mereka, ku lihat wajah mereka telahpun bertukar menjadi babi. 

Mengapa begitu halnya, wahai tuan guru?" Jawab ahli ibadah tersebut, " Wahai anak muda, mereka itulah golongan yang meremehkan dan meninggalkan solat sewaktu hidupnya.

Sesungguhnya solat merupakan amalan yang pertama sekali dihisab. Jika sempurna solat, maka sempurnalah amalan-amalan kita yang lain,"

Pemuda itu menyambung lagi, " Wahai tuan guru, golongan yang ketiga yang aku lihat, pada waktu siang mayatnya kelihatan seperti biasa sahaja. Apabila aku menggali kuburnya pada waktu malam, ku lihat perutnya terlalu gelembung, keluar pula ulat yang terlalu banyak daripada perutnya itu."

" Mereka itulah golongan yang gemar memakan harta yang haram, wahai anak muda," balas ahli ibadah itu lagi.

" Golongan keempat, ku lihat mayat yang jasadnya bertukar menjadi batu bulat yang hitam warnanya. Mengapa terjadi begitu, wahai tuan guru?" Jawab ahli ibadah itu, " Wahai pemuda, itulah golongan manusia yang derhaka kepada kedua ibu bapanya sewaktu hayatnya. Sesungguhnya Allah s. w. t. sama sekali tidak redha kepada manusia yang menderhakai ibu bapanya."

" Golongan kelima, ku lihat ada pula mayat yang kukunya amat panjang, hingga membelit-belit seluruh tubuhnya dan keluar segala isi dari tubuh badannya," sambung pemuda itu.

" Anak muda, mereka itulah golongan yang gemar memutuskan silaturrahim. 

 Semasa hidupnya mereka suka memulakan pertengkaran dan tidak bertegur sapa lebih daripada 3 hari. Bukankah Rasulullah s. a. w. pernah bersabda, bahawa sesiapa yang tidak bertegur sapa melebihi 3 hari bukanlah termasuk dalam golongan umat baginda," jelas ahli ibadah tersebut.

" Wahai guru, golongan yang keenam yang aku lihat, sewaktu siangnya lahadnya kering kontang. Tatkala malam ketika aku menggali semula kubur itu, ku lihat mayat tersebut terapung dan lahadnya dipenuhi air hitam yang amat busuk baunya," " 

 Wahai pemuda, itulah golongan yang memakan harta riba sewaktu hayatnya," jawab ahli ibadah tadi.

" Wahai guru, golongan yang terakhir yang aku lihat, mayatnya sentiasa tersenyum dan berseri-seri pula wajahnya. Mengapa demikian halnya wahai tuan guru?" tanya pemuda itu lagi.

Jawab ahli ibadah tersebut, " Wahai pemuda, mereka itulah golongan manusia yang berilmu. Dan mereka beramal pula dengan ilmunya sewaktu hayat mereka. Inilah golongan yang beroleh keredhaan dan kemuliaan di sisi Allah s. w. t. baik sewaktu hayatnya mahupun sesudah matinya."

Ingatlah, sesungguhnya daripada Allah s. w. t kita datang dan kepadaNya jualah kita akan kembali. Kita akan dipertanggungjawabkan atas setiap amal yang kita lakukan, hatta amalan sebesar zarah. Wallahua'lam..


. .
~***~Taman Koperasi Bena, IJOK~***~

10 October, 2011

Mati ~ Kematian yg senantiasa mengintai-intai kita..



Tanda-Tanda Saat Kematian

100 hari : Seluruh badan rasa bergegar.

60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.

40 hari : Daun dengan nama orang yang akan mati di arash akan jatuh dan malaikat maut pun datang kepada orang dengan nama tersebut lalu mendampinginya sehingga saat kematiannya. Kadang-kadang orang yang akan mati itu akan merasa atau nampak kehadiran malaikat maut tersebut dan akan sering kelihatan seperti sedang rungsing.

7 hari : Mengidam makanan.

5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.

3 hari : Bahagian tengah di dahi bergerak-gerak.

2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.

1 hari : Terasa bahagian ubun bergerak-gerak di antara waktu subuh and asar.

Saat akhir : Terasa sejuk dari bahagian pusat hingga ke tulang solbi (di bahagian belakang badan).

Seelok-eloknya bila sudah merasa tanda yang akhir sekali, mengucap dalam keadaan qiam and jangan lagi bercakap-cakap.

~Alunan Emas GurDur

******Bila Malaikat Mencabut Nyawa******

Baginda Rasullullah S.A.W bersabda:
"Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai kelutut. Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar. Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu."

Sambung Rasullullah S.A.W. lagi:
"Kalau orang yang nazak itu orang yang BERIMAN, maka malaikat Jibrail A.S. akan menebarkan sayapnya yang disebelah kanan sehingga orang yang nazak itu dapat melihat kedudukannya di syurga. Apabila orang yang beriman itu melihat syurga, maka dia akan lupa kepada orang yang berada disekelilinginya. Ini adalah kerana sangat rindunya pada syurga dan melihat terus pandangannya kepada sayap Jibrail A.S."

Kalau orang yang nazak itu orang MUNAFIK, maka Jibrail A.S. akan menebarkan sayap disebelah kiri. Maka orang yang nazak tu dapat melihat kedudukannya di neraka dan dalam masa itu orang itu tidak lagi melihat orang disekelilinginya. Ini adalah kerana terlalu takutnya apabila melihat neraka yang akan menjadi tempat tinggalnya.

Dari sebuah hadis bahawa apabila Allah S.W.T. menghendaki seorang mukmin itu dicabut nyawanya maka datanglah malaikat maut.Apabila malaikat maut hendak mencabut roh orang mukmin itu dari arah mulut maka keluarlah zikir dari mulut orang mukmin itu dengan berkata:

"Tidak ada jalan bagimu mencabut roh orang ini melalui jalan ini kerana orang ini sentiasa menjadikan lidahnya berzikir kepada Allah S.W.T." Setelah malaikat maut mendengar penjelasan itu, maka dia pun kembali kepada Allah S.W.T. dan menjelaskan apa yang diucapkan oleh lidah orang mukmin itu. Lalu
Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud:

"Wahai malaikat maut, kamu cabutlah ruhnya dari arah lain." Sebaik saja malaikat maut mendapat perintah Allah S.W.T. maka malaikat maut pun cuba mencabut roh orang mukmin dari arah tangan. Tapi keluarlah sedekah dari arah tangan orang mukmin itu, keluarlah usapan kepala anak-anak yatim dan keluar penulisan ilmu. Maka berkata tangan: Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut roh orang mukmin dari arah ini, tangan ini telah mengeluarkan sedekah, tangan ini mengusap kepala anak-anak yatim dan tangan ini menulis ilmu pengetahuan."

Oleh kerana malaikat maut gagal untuk mencabut roh orang mukmin dari arah tangan maka malaikat maut cuba pula dari arah kaki. Malangnya malaikat maut juga gagal melakukan sebab kaki berkata:

"Tidak ada jalan bagimu dari arah ini kerana kaki ini sentiasa berjalan berulang alik mengerjakan solat dengan berjemaah dan kaki ini juga berjalan menghadiri majlis-majlis ilmu."

Apabila gagal malaikat maut, mencabut roh orang mukmin dari arah kaki, maka malaikat maut cuba pula dari arah telinga. Sebaik saja malaikat maut menghampiri telinga maka telinga pun berkata:

"Tidak ada jalan bagimu dari arah ini kerana telinga ini sentiasa mendengar bacaan Al-Quran dan zikir." Akhir sekali malaikat maut cuba mencabut orang mukmin dari arah mata tetapi baru saja hendak menghampiri mata maka berkata mata:

"Tidak ada jalan bagimu dari arah ini sebab mata ini sentiasa melihat beberapa mushaf dan kitab-kitab dan mata ini sentiasa menangis kerana takutkan Allah." Setelah gagal maka malaikat maut kembali kepada Allah S.W.T. Kemudian Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud: 
"Wahai malaikatKu, tulis AsmaKu ditelapak tanganmu dan tunjukkan kepada roh orang yang beriman itu." 
 Sebaik saja mendapat perintah Allah S.W.T. maka malaikat maut menghampiri roh orang itu dan menunjukkan Asma Allah S.W.T.

Sebaik saja melihat Asma Allah dan cintanya kepada Allah S.W.T maka keluarlah roh tersebut dari arah mulut dengan tenang.

Abu Bakar R.A. telah ditanya tentang kemana roh pergi setelah ia keluar dari jasad. Maka berkata Abu Bakar R.A:"Roh itu menuju ketujuh tempat:-

1. Roh para Nabi dan utusan menuju ke Syurga Adnin.
2. Roh para ulama menuju ke Syurga Firdaus.
3. Roh mereka yang berbahagia menuju ke Syurga Illiyyina.
4. Roh para shuhada berterbangan seperti burung di syurga mengikut kehendak mereka.
5. Roh para mukmin yang berdosa akan tergantung di udara tidak di bumi dan tidak di langit sampai hari kiamat.
6. Roh anak-anak orang yang beriman akan berada di gunung dari minyak misik.
7. Roh orang-orang kafir akan berada dalam neraka Sijjin, mereka diseksa berserta jasadnya sampai hari Kiamat."

Telah bersabda Rasullullah S.A.W: Tiga kelompok manusia yang akan dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya:-

1. Orang-orang yang mati syahid.
2. Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan ramadhan.
3. Orang berpuasa di hari Arafah.


Sekian untuk ingatan kita bersama....Wallahu Hu'Alam.

RUJUK SOLAT JENAZAH DISINI~ http://tamankoperasibenabt8ijok.blogspot.com/2010/12/solat-jenazahmayyitmayat.html

. .
~***~Taman Koperasi Bena, IJOK~***~
~*~ Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... ~*~